5 Alasan Kenapa Harus Bangga Dengan MEDAN

Membahas tentang suatu kota (daerah), tidak akan bisa dipisahkan dengan asal mula sejarah, perkembangan dan keunikan yang dimiliki daerah tersebut. Begitu juga kota MEDAN. Pernah terpikir ngak, apa yang bisa kamu banggakan dengan kotamu?atau dengan daerah kelahiranmu?

Nah kali ini saya akan coba menjawab pertanyaan diatas, Kenapa harus bangga dengan MEDAN yang menjadi tempat tinggalku saat ini. Meskipun saya bukan Putra Daerah, namun tidak ada salahnya dong saya juga bangga dengan daerah yang saat ini saya tempati. Saya berniat menetap di Medan pun tidak asal-asalan dan tidak karena kebetulan juga. Memang pada awalnya tujuan saya ke Medan sekedar jalan-jalan diajak saudara yang kebetulan sudah lama menetap disini. Ceritanya saya habis wisuda dan pengen pergi jauh cari pengalaman, dan tak lama kemudian dapat tawaran dari saudaraku tersebut untuk ikut pergi ke Medan. Nah setelah sekitar 1minggu tinggaal Medan, saya sudah merasa nyaman dan tertarik untuk mendalami dan mempelajari lebih jauh keunikan-keunikan yang dimiliki kota Medan serta keaneka ragaman budayanya. Disamping itu saya juga sedikit melakukan riset kecil-kecilan (riset ngak jelas) mengenai peluang bisnis\usaha di Medan, dan hasil riset saya ini menunjukkan bahwa Prospek Usaha atau biar lebih keren disebut dengan PROSPEK BISNIS di Medan lebih bagus, lebih cerah dan lebih menjanjikan.

Kembali ke laptop, berikut ini akan saya berikan 5 Alasan Kenapa Harus Bangga Dengan MEDAN??

1. Punya Bahasa Daerah yang Khas.

Indonesia sudah terkenal dengan multi etnis, budaya dan bahasa. Begitu juga dengan kota Medan ini.  Bahasa orang Medan itu suaranya keras dan kasar, itu menurut penilaianku pribadi pada saat masih baru masuk kota Medan. Namun disinilah aku mendapatkan pengalaman baru, yang dari dulunya memakai bahasa jawa halus dan kalem (baca: lembut) karena saya cukup lama tinggal di Jogja yang terbiasa dengan bahasa jawa halus, dan sekarang berganti dengan bahasa Medan yang kasar. Awalnya sih agak kesulitan beradaptasi dengan lingkungan, namun seiring berjalannya waktu akhirnya saya sudah mulai bisa beradaptasi memakai bahasa Medan yang keras. Bahkan sekarang sudah bisa sedikit demi sedikit berbicara (ngobrol dengan teman) dengan pake logat Medan. Ada rasa bahagia yang sulit diungkapkan ketika saya bisa dengan jelas dan benar menggunakan logat bahasa Medan.haha...

2. Punya Wisata Kuliner yang Melimpah

Inilah salah satu alasan yang kuat mengapa saya betah tinggal di Medan. Kota Medan itu Surganya Kuliner Indonesia. Bahkan salah satu koran nasional pernah memberitakan kalau kota Medan itu sudah layak menjadi Ibu Kota Kuliner Indonesia. Kota Medan juga merupakan Ibu Kota Provinsi Sumatra Utara. Di Medan ini anda bisa dengan mudah menikmati berbagai macam resep menu masakan, mulai dari masakan resep Melayu, masakan Batak, masakan Jawa, masakan Tionghoa, masakan Padang dan Masakan Aceh, karena memang mayoritas penduduk kota Medan berasal dari suku-suku tersebut. Bahkan ada juga menu masakan resep Jawa tapi rasanya seperti masakan Padang (yang terakhir cuma ngaco ngak jelas).

3. Kota Metropolitan Terbesar ke-3

Kota Medan merupakan kota metropolitan terbesar ke-3 di Asia. Eh sory typo, maksud saya terbesar ke-3 di Indonesia. Mempunyai luas sekitar 265,10 km , dibawah Jakarta 740 km dan Surabaya 333,063 km. Kota Medan merupakan pintu gerbang bisnis dan perdagangan wilayah Indonesia bagian barat. Sedikit melebar membahas Metropolitan, Metropolitan merupakan bentuk adjektif dari metropolis. Kata metropolis berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata meter yang bermakna "ibu" dan polis bermakna "kota terpenting dalam negara atau wilayah" atau lebih mudahnya " kota yang menjadi pusat kegiatan perdagangan industri dan pemerintahan. (badanbahasa.kemdikbud.go.id).

4. Kerajaan Sultan Deli

Di Medan ini banyak yang tidak tau kalau ada sebuah kerajaan yang masih eksis sampai sekarang, yaitu Kerajaan Deli. Kerajaan Deli atau lebih sering disebut Kesultanan Deli adalah sebuah kesultanan melayu yang didirikan pada tahun 1632 oleh Tuanku Panglima Gocah Pahlawan di wilayah bernama Tanah Deli (kini kota Medan dan kabupaten Deli Serdang). Kesultanan Deli masih tetap eksis hingga kini meski tidak lagi mempunyai kekuatan politik setelah berakhirnya Perang Dunia II dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sekarang Sultan Deli di pegang oleh Seripaduka Baginda Sultan Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam yang masih berumur 18 tahun. Beliau adalah Sultan Deli termuda dalam sejarah. Di Indonesia sendiri hanya tinggal beberapa kerajaan yang masih eksis dan diakui sampai sekarang, diantaranya kerajaan di kota Jogja.

Istana Maimun, salah satu Icon kota Medan.

5. Banyak warisan Gedung Tua Bersejarah

Ini juga termasuk alasan terkuat kenapa harus bangga dengan Medan. Di kota Medan ini terdapat banyak sekali gedung-gedung tua yang bernilai sejarah, mulai dari gedung Lonsum (London Sumatra), Rumah Tjong A Fie, Kawasan Kesawan dan lain sebagainya. Bukannya di kota lain tidak ada gedung tua bersejarah, namun di Medan ini lebih istimewanya gedung-gedung tua tersebut masih banyak yang berfungsi dengan baik dan juga masih terawat. Salah satu gedung tertua di Medan, yaitu gedung Lonsum singkatan dari London Sumatra yang sampai sekarang masih dipakai aktifitas kantor seperti layaknya gedung-gedung modern.

Foto didepan salah satu gedung bernilai sejarah di pusat kota Medan.
Oke sekian dulu dari saya. Semoga bisa bermanfaat. Terima kasih Sudah membaca tulisanku yang ngak jelas ini.

Share this: