Grooming & Personal Branding bareng kak Nuniek & Natali

Membahas tentang berdandan, fashion, glamour, trendy dan lifestyle dalam pikiranku sekilas itu merupakah hal yang "Mahal". Tipikal saya orangnya ngak bisa berdandan dan hampir ngak pernah berdandan. Lha wong kaca aja ngak ada dirumah, gimana mau berdandan.huhu... Itulah sekilas tentang gaya hidup yang selama ini aku jalani. Jauh dari kata Gaya, Stylish, Glamour atau apalah itu saya juga gagal paham. Background pendidikan di kampus seni rupa membuat aku terbiasa dengan gaya hidup yang serba apa adanya, idealis tinggi dan relatif berpenampilan sederhana. Selama kuliah 4 tahun, saya hampir tidak pernah berpenampilan rapi memakai kemeja seperti normalnya mahasiswa, bahkan pernah juga kuliah cuma pake sandal ngak pake sepatu, di kampus pun rata-rata teman-teman cuma memakai kaos dan celana jeans, hanya sedikit yang berpenampilan rapi memakai kemeja. Kalau ada temen mahasiswa yang pakai kemeja rapi, pasti dikira dosen yang mau ngajar :) Yaah kurang lebih seperti itulah gaya hidup mahasiswa di kampus seni rupa tempat saya kuliah dulu.

Saya mulai belajar berpakaian rapi ketika magang di salah satu stasiun televisi swasta di Surabaya yang bernama SBO TV (suroboyo tv) yang berkantor di lantai 23 Gedung Graha Pena, jalan Ahmad Yani Surabaya. Magang di perusahaan stasiun televisi dituntut untuk berpenampilan rapi. Dari sinilah saya mulai beradaptasi memaki kemeja rapi, rambut disisir dan sepatu pantofel. Sejak magang di perusahaan Jawa Pos Group inilah saya belajar tentang "penampilan" agar tidak kelihatan norak. Ada salah satu temen kantor yang memberi wejangan saya begini : Pepatah jawa mengatakan
"AJINE ROGO ONO ING BUSONO", artinya Harga diri seseorang itu tergantung dari pakaiannya. Seorang pejabat jika berpakaian rapi memakai jas dan dilengkapi atribut jabatan yang menempel di pundaknya, akan lebih dihormati dan disegani dibandingkan pejabat yang memakai pakain yang biasa tanpa atribut jabatan dipundaknya.

nuniek nutsmeetup
Meetup kak Nuniek di Pilastro Cafe Medan.
Mengikuti perbincangan dengan kak Nuniek di acara #NutsMeetUp yang bertempat di Cafe Pilastro, Jalan Bukit Barisan (samping kantor pos pusat), membuat saya tersadar kembali bahwa style, fashion bukan hanya milik cewek, tetapi cowok pun juga harus punya. "Gaya ngak harus mahal" kata kak Nuniek dengan bahasa yang ringan. Beliau tidak hanya bicara omong kosong, namun kata-kata diatas juga dipraktekkan dalam kesehariannya. Kak nuniek tidak malu menggunakan baju yang harganya cuma 50rb, sedangkan dia adalah seorang istri dari Co-Founder salah satu perusahaan ternama yang berskala nasional di jakarta. Gaya itu bukan sekedar masalah harga, tetapi soal kualitas barang\produk, motif\perpaduan warna yang bagus, nyaman dipakai, modelnya yang menarik, sesuai dengan selera serta menambah rasa kepercayaan diri dengan memakai barang tersebut.

Secangkir Moccachino hot mendengarkan sharing kak nuniek #nutsmeetup.
Sambil ditemani secangkir Moccachino hot mendengarkan sharing kak nuniek.
Pakai barang mahal boleh saja, asal value\manfaat yang kita dapatkan sesuai dengan harga yang kita bayar. Dan yang terpenting gaya hidup (tampil modis & stylish) jangan sampai memaksakan diri, sampai berhutang misalnya, itu justru akan merugikan diri sendiri.
"Kita yang beli harga fashion, bukan fashion yang beli harga diri kita" ungkap kak Nuniek.
Teras Cafe Pilastro, Medan
Teras Cafe Pilastro, Medan

Cafe Pilastro Medan.
Cafe Pilastro Medan.
Berikut beberapa tips yang diberikan kak Nuniek agar bisa berpenapilan menarik dan modis.
How To be Fashinable
1. Know your body. Kenali dirimu dengan segala kelebihan dan kekurangannnya. Tidak ada manusia yang sempurna, begitu juga dengan kita. Yang harus kita lakukan adalah menonjolkan kelebihan kita dan sebisa mungkin menutupi kekurangan dari penampilan kita.
2. Mix & Macth. Pandai memadukan antara baju kemeja dan celana, serta sepatu yang dipakai.
3. Explore. Mencoba beberapa tempat belanja yang bagus atau mencoba model yang jarang dipakai.
4. Be Proper. Pilihlah pakaian yang sesuai dengan acara\event. Jika acara santai maka berpakaianlah yang santai, dan jika dalam acara formal maka berpakaianlah yang rapi dan menarik.

Suasana Cafe Pilastro yang asik membuat betah berlama-lama nongkrong.
Tidak hanya tentang fashion, kak Nuniek juga membahas tentang Personal Branding serta bagaimana cara membangunnya. "Sebelum membangun personal branding, tetukan dulu kamu ingin dikenal sebagai apa".


"Fashion merupakan salah satu investasi terbaik untuk Personal Branding"
"Ketenaran itu efek, bukan tujuan dari personal branding" 
Dalam #NutsMettUp kemarin, suami kak Nuniek pak Natali Ardianto (Co-Founder Tiket.com) juga memberikan beberapa tips dalam membangun personal branding. Beliau menceritakan bagaimana kisah hidupnya yang dulunya berpenampilan serba apa adanya layaknya mahasiswa, hingga sekarang bisa berpenampilan lebih rapi dan lebih menarik. Dalam bukunya yang berjudul "In The Mind Of Natali Ardianto" beliau memberikan banyak rahasia dan cara mudah agar personal branding bisa dibangun dengan baik.

Nutsmeetup bareng blogger medan
Para blogger yang ikut meramaikan #NutsMeetUp.
Foto bareng setelah acara #Nutsmeetup selesai.
Foto bareng setelah acara #Nutsmeetup selesai.
"Orang yang berpenampilan rapi dan menarik akan lebih mudah diinggat dengan kesan yang bagus dari pada orang yang berpenampilan kurang rapi" Natali Ardianto, Co-Founder Tiket.com.
Tenkyuu kak Nuniek dan pak Natali Ardianto yang sudah sharing dan berbagi ilmu serta pengalamannya yang sangat berharga. See you..

Share this: